Minggu, 04 Desember 2011

Nonton Wayang Kulit, the Indonesian Shadow Puppet

Bagi pecinta Jogja, berkunjung ke Jogja bakal berasa kurang lengkap kalau belum pernah nyobain nonton pagelaran wayang kulit. Gak perlu yang semalam suntuk, apalagi kalau untuk penikmat 'pemula', di Jogja ada pertunjukan wayang yang digelar setiap hari dengan durasi hanya dua jam saja. 


Lakon yang sedang digelar adalah lakon Ramayana. Sebelum pertunjukan di mulai, masing-masing pengunjung mendapatkan leaflet yang berisi ringkasan lakon yang akan dimainkan, ini bertujuan untuk membantu pengunjung, yang sebagian besar turis asing, untuk memahami alur ceritanya, coz even for local visitor, jalan ceritanya akan sedikit sulit dipahami karena penggunaan bahasa jawa yang sangat kental. 


Salah satu adegan peperangan. Biasanya, dalam satu kali lakon diselingi pula oleh guyonan-guyonan serta lagu-lagu Jawa yang dinyanyikan oleh para sinden.


Behind the geber (layar yang berfungsi sebagai penangkap bayangan wayang).


Di sela-sela pagelaran, para pemain gamelan masih sempat bercengkerama atau sekedar guyon.


Wayang-wayang yang tidak dimainkan ditancapkan pada gedebog (batang pohon pisang).


Nampang bareng bapak dalang, sayang gak sempat kenalan.


Believe it or not, untuk berpose pegang wayang kayak gini aja diarahin abis sama bapak dalangnya.


Salah seorang seniman pembuat wayang kulit.
Salah satu proses pembuatan wayang yaitu pembuatan detail-detail kecil dengan cara melubangi bagian-bagian yang akan diberi motif, pada tahap ini wayang masih belum di beri warna.
Bapak seniman lagi menjelaskan detail-detail yang baru saja dibuat
.

 Wayang-wayang yang siap dijual, kecuali yang pakai kerudung.
Pagelaran wayang ini dapat dijumpai setiap di Museum Sonobudoyo, Jl. Trikora no 6 Jogjakarta tiap pukul 20.00 hingga pukul 22.00 dengan harga tiket masuknya Rp 20.000. Info lebih lanjutnya boleh deh cek di website nya yogyes. So guys, the next time u visit Jogja, u better try this one, bisa bikin tambah jatuh cinta sama Jogja. 

nb: sekedar oleh-oleh
Leaflet yang dibagikan untuk masing-masing pengunjung.

Ini nih entrance ticket nya.

0 komentar:

Poskan Komentar